Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Ngewe Anal Seks di Rumah Tante Sange 3

 Iklans.com - Noni bukannya meronta justru membalas cumbuanku, ternyata perempuan ini menyukainya, dia pasti bosan dengan Pak Arnan yang sudah tua itu, kontolnya mungkin sudah lembek, impoten sehingga Noni tidak puas dengan nya. Sebentar lagi akan kau rasakan kontol Abang, sayang ucapku dalam hati.

Aku terus mencumbui bibir Noni, aku menjilati lidahnya, Noni membalas dengan mengeluarkan lidahnya, dan sesaat lidah kami saling bersentuhan, akhh.. Nikmatnya, aku menarik bibir bagian bawah perempuan tersebut, aku membetotnya dan lama baru aku lepaskan. Sementara tanganku meremas-remas tetknya, ku raskan teteknya begitu padat dan kencang. Kutarik kaos Noni ke atas dan langsung teteknya ku telan, ku isap-isap berhgantian. Permainan ku membuat Noni mendesah keenakan, aku semakin bersemangat, ku jilati puting payudara Noni, ku isap lagi, ku tarik dengan bibirku.


“Akhh.. Akhh.. Enak Bang, Geli.. Geli..” desah Noni.

Aku membuka koas Noni, rok, dan sekaligus celana dalamnya. Hingga Noni telanjang bulat dihadapanku. Melihat tumpukan memeknya yang tebal, putih dengan jembut-jembutnya yang habis dicukur rapi, membuat aku semakin terangsang dan bersemangat. Aku menekan vagina Noni dengan tanganku.

“Akhh.. Akhh..” desah noni lagi menggelinjing, keenakan.

Tanganku terus menekan-nekan slepetnya, sambil terus mengisap-isap teteknya bergantian. Aku membuka handuk yang melilit di pinggangku, kontolku semakin besar dan panjang, kulit atas kontolku sudah terbuka, kepala kontolku yang besar dan merah sudah menantang.

Aku membimbing tangan Noni ke kontolku, perempuan tersebut langsung memegangnya dan sesekali mengocok-ngocoknya. Aku jilati lehernya, kuciumi dari atas leher, dagu, bibir, hidungnya yang mancung dan telinganya. Noni mendesah lagi.

“Isap kontol Abang,” bisikku.

Noni menggeleng, aku tidak memaksanya, dan terus mencumbui perempuan tersebut, seluruh tubuhnya kujilati, suatu saat kau akan menuruti keinginanku, pikirku. Aku menelentangkan Noni, dan langsung kutindih, cumbuan-cumbuan ku terus mendarat dibibirnya, dagunya, pipinya dan hidungnya. Tanganku memegang kontolku, dan perlahan aku memasukan kontolku ke lubang slepetnya.

“Akhh.. Akhh, Bang,” desah Noni lagi.
“Enak, sayang,” bisiku, Noni mengangguk.

Kutekan pantatku, sehngga kontolku masuk lebih dalam ke slepetnya, hingga ku tekan lagi, akh, kontolku dijepit kuat di dalam slepet perempuan ini. Aku mulai menggoyang-goyangkan pantatku perlahan. Desahan-desahan Noni terus keluar, memacu semangatku untuk mengentotnya. Sesekali aku sodok slepet noni dengan kencang, desahannya semakin kuat terdengar, aku menghentikannya menarik nafas, Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia